Kamis, 08 Maret 2012

AURA

Selain di dalam tubuhnya, manusia pun memiliki energi potensial di luar tubuhya. Energi yang ada di luar tubuhnya bersifat elektromagnetik karena memiliki muatan negatif dan positif dimana secara fungsional merupakan atmosfer yang menyelubungi tubuh manusia serta bergerak secara terus menerus, yang jika sudah diperkuat bisa berubah bentuk/fungsi sesuai keinginan manusia itu sendiri.

Setiap mahluk hidup atau benda-benda tertentu mempunyai aura atau sinar yang memancar keluar dari tubuh atau benda, yang mempunyai pengaruh baik ke dalam tubuh atau keluar.

Ada beberapa aura yang penting di tubuh kita diantaranya :

a. Aura luar

Aura ini jauh di luar tubuh fisik + 2 meter. Aura luar ini bentuknya mirip sangkar ayam atau telur ayam yang terbalik, dengan sinar sangat tipis. Aura ini adalah pintu gerbang sekaligus tameng bagi tubuh fisik kita. Secara umum aura ini lebih banyak bersifat kepribadian yang lebih halus. Misalnya seseorang yang mempunyai pengaruh besar dalam pergaulannya sehari-hari atau para pejabat yang berpengaruh besar, memiliki aura luar yang baik.

b. Aura Kesehatan

Kesehatan seseorang sangat ditentukan oleh aura kesehatan yang dimilikinya. Aura ini berada di dalam aura luar.Warna sinar aura ini bercampur baur karena tergantung kesehatan tiap-tiap Organ atau Cakra didalam tubuh, semuanya mengeluarkan warna sinar yang berbeda-beda melalui pori-pori dan bercampur didaerah aura kesehatan. Bila ada suatu gangguan atau penyakit maka aura inilah yang terlebih dahulu mengalami gangguan atau penyakit kemudian baru mengenai tubuh fisik

c. Aura Dalam.

Ini merupakan aura yang sangat penting untuk diketahui dalam teknik penyembuhan. Seperti namanya aura ini terletak paling dalam dari aura lainnya (diluar tubuh fisik). Bila diamati secara waskita akan terlihat warna-warni diluar tubuh kita namun aura ini mudah dikenali karena bentuk sinarnya mengikuti postur tubuh kita dengan ketebalan sinar yang paling terang sekitar 1 - 3 Cm, dan pancaran sinarnya yang dirasakan saat penelusuran pada kebanyakan orang antara 20 – 50 Cm. Dalam ketebalan inipun terdapat lapisan lapisan lagi. Apabila Aura Dalam yang sehat maka warna yang terlihat lebih terang dan bersih. Sekarang telah ada peralatan teknologi modern dimana semua aura dapat difoto (dengan foto kirlian ) untuk dapat mengetahui warna dan bentuk aura yang nantinya dapat dijadikan acuan untuk menilai kondisi kesehatan, sifat seseorang atau tingkat spiritualnya.


“WARNA AURA DAN PERSONALITI”

Tidak ada aura yang benar atau salah, tidak ada satu warna yang lebih baik daripada warna lainnya. Nuansa-nuansa warna tertentu dapat memperlihatkan segi-segi yang kurang menyenangkan tetapi kecermelangan atau terangnya aura menentukan berbagai macam tahap kesejahteraan, kedamaian dan kebahagiaan. Warna yang jelas dan terang lebih baik daripada warna yang redup dan keruh. Sering kali aura mempunyai warna dasar yang dekat ke tubuh dan memancar tak lebih dari dua hingga tujuh cm dari kepala dan wilayah bahu ( meskipun tubuh dikelilingi oleh aura, yang paling mudah dilihat adalah yang berada disekitar wilayah kepala dan bahu ). Warna ini dapat bercampur dengan warna lain, biasanya dengan warna berikutnya yang lebih tinggi atau lebih rendah dalam spektrum cahaya. Misalnya sebuah dasar kuning akan bercampur dengan hijau atau oranye dan dapat muncul sebagai hijau muda kekuning-kuningan pada suatu saat, kembali menjadi kuning sewaktu anda terus menatapnya dan kemudian berubah sekali lagi menjadi merah muda agak oranye sebelum menjadi mantap sekitar warna kuning.


Aura manusia pada umumnya tidak tetap, berubah-ubah menurut keadaan batin maupun pengaruh dari luar. Apapun yang kita lakukan, kita ucapkan atau kita pikirkan mempengaruhi medan energi kita. Warna yang kita pancarkan dipengaruhi oleh keadaan sekeliling fisik kita maupun oleh orang-orang yang berhubungan dengan kita serta medan energi yang mereka pancarkan. Apa yang kita makan dan kita minum dan setiap obat yang kita telan menyumbang pada gambaran keseluruhan kita. Bahkan pola-pola pernapasan kita mengubah aura itu.

Kecepatan getaran menentukan warna apa yang kita lihat. Warna Merah yang berada pada dasar spectrum warna adalah gelombang yang panjang dan lambat. Oranye, kuning dan hijau adalah gelombang-gelombang yang makin lama makin pendek dan makin cepat dan mudah dilihat. Biru dan ungu adalah gelombang paling cepat dan paling sulit dilihat biasanya muncul di aura bagian luar ( astral) yang berbeda dengan aura bagian dalam yang lebih cerah ( eteris ) yang terlebih dahulu kita lihat. Sejumlah orang memilki warna ungu di aura dalam mereka, yang memperlihatkan tahap kerohanian yang hebat. Bila terlihat pada aura luar, warna tersebut memperlihatkan kemampuan rohaniah yang besar. Demikian juga warna emas adalah warna yang telah berkembang jauh dan memperlihatkan kekuatan yang besar. Warna itu dapat muncul sebagai bola energi diatas kepala atau di atas salah satu bahu.


ARTI WARNA AURA

Ungu : Tingkat pencapaian kerohanian, hubungan Ilahi, pengertian mistik, kesadaran kosmis “Cahaya

Ungu, “ Terletak pada kelenjar pituitary.

Nila : Gagasan penuh ilham atau kebijaksanaan mendalam. Dapat memperlihatkan ciri kerohanian dan
kebaktian. Bersifat seni dan selaras dengan alam. Penguasaan diri. Terletak di kelenjar pineal.

Biru : Kekuatan-kekuatan mental yang kuat, kecerdasan, pemikiran nalar. Biru cerah memperlihatkan kemampuan-kemampuan naluriah. Warna-warna yang gelap memperlihatkan sikap analitis yang berlebihan, curiga atau mental berpandangan jauh. Terpusat diotak.

Hijau : Keseimbangan, harmoni, penyembuhan, daya menenangkan. Hijau cerah memperlihatkan sifat mudah menyesuaikan diri, banyak kecakapannya. Warna-warna yang gelap penuh tipuan, iri hati. Terletak di wilayah tiroid dan wilayah leher.

Kuning : Kasih dan kebaikan hati, belas kasihan, optimisme, “nafas kehidupan”. Warna kuning gelap membuktikan kecurigaan, tamak, terpusat di jaringan saraf simpatik di belakang lambung dan wilayah jantung.

Oranye : Energi dan kesehatan, vitalitas fisik, kekuatan dinamis. Rasa bangga dapat timbul dari warna oranye berlebihan dalam aura. Oranye gelap atau keruh memperlihatkan kecerdasan yang rendah. Termasuk di lambung dan di wilayah limpa.

Merah : Kehidupan jasmaniah, vitalitas, ambisi. Merah keruh atau gelap memperlihatkan kecenderungan-kecenderunga
n ganas atau penuh nafsu; “merah karena marah” berpusat di daerah kemaluan.

Merah tua : Hawa nafsu, nafsu –nafsu yang rendah, materialisme.

Merah muda : Kasih tanpa pamrih, kelembutan hati, sopan santun

Coklat : Pelit, mementingkan diri sendiri.

Emas : Diri yang luhur, ciri-ciri yang baik, keselarasan.

Perak : Sangat berguna, energi tinggi, perubahan terus menerus.

Abu-abu : Kemurungan, energi rendah, rasa takut.

Hitam : Jahat, culas, maksud buruk.

*Aura menjelang kematian*

Kematian : Bila mana seseorang itu akan menghadapi saat-saat kematian, auranya akan berubah dengan agak drastik. Pertama sekali, auranya akan luntur warnanya dan kemudian seminggu atau sebelum kematiannya, auranya akan berkembang dan bertukar menjadi warna biru langit pucat bersama dengan percikan perak.

Pancaran Aura dapat melemah dikarenakan beberapa hal diantaranya;

1. makan makanan yang kurang sehat
2. kurang olah raga
3. Kurang mendapatkan udara bersih (polusi udara).
4. Kurang istirahat.
5. Tekanan atau stress
6. Dadah / alkohol
7. Tabiat yang kurang baik, ego atau nafsu (diri)

sumber : Copy Paste